KEMENAG SEBUT KIAI DI PATI LAKUKAN PENCABULAN KARENA KHILAF

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
207 KALI

Senin, 11 Mei 2026

[HOAKS : FABRICATED CONTENT]


Beredar sebuah postingan di media sosial Facebook, yang berisikan klaim bahwa Kasus pencabulan yang dilakukan seorang kiai bernama Ashari di Kabupaten Pati tengah menjadi perbincangan. Ashari ditangkap polisi karena diduga mencabuli 30 hingga 50 santriwatinya. 


Di media sosial kemudian muncul unggahan dengan narasi Kementerian Agama (Kemenag) menyebut kiai tersebut melakukan pencabulan karena khilaf pada (6 mei 2026)


Berikut narasi yang beredar:

KEMENAG Berdalih "Kiai yang meruda paksa 50 santri di duga Khilaf, jadi tidak ada rana hukum disitu"


CEK FAKTA:
Dikutip dari Kompas.com, mengonfirmasi unggahan tersebut kepada Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar. 

Nasaruddin Umar membantah kabar yang beredar di media sosial tentang Kementerian Agama yang disebut membela kiai di Pati terkait kasus pencabulan dengan alasan “khilaf”.


Juru Bicara Kementerian Agama, Thobib, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks atau berita bohong. Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap kekerasan dan pelecehan seksual. Menurutnya, lingkungan pendidikan harus menjadi tempat yang aman bagi semua orang.


Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi di media sosial dan selalu memeriksa kebenarannya sebelum membagikan kepada orang lain.


KESIMPULAN:
Postingan yang menyebutkan KEMENAG menyebut kiai bernama Ashari di Kabupaten Pati lakukan pencabulan karena khilaf adalah tidak benar.


RUJUKAN:
Kompas.com


TEKS:

Fadhil Fauzan Kamil @fadhilfk_