MENSESNEG BAGI-BAGI Rp130 JUTA MULAI 1 JULI

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Magang
DILIHAT
12 KALI

Jum'at, 17 Juli 2026

MENSESNEG BAGI-BAGI Rp130 JUTA MULAI 1 JULI


KLAIM: 

[HOAKS : MANIPULATED CONTENT ] 


Beredar sebuah postingan di Facebook yang membagikan sebuah postingan memperlihatkan Mensesneg Prasetyo Hadi membagikan bantuan dana pensiun senilai Rp 130 juta dibagikan oleh pengguna Facebook ini pada Selasa (7/7/2026).


Dalam unggahan itu, Prasetyo berdiri di samping Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari.


Dalam postingan tersebut terdapat 10 likes,23 komen. Mayoritas orang percaya dengan narasi postingan tersebut.


CEK FAKTA: 

Berdasarkan verifikasi dari Kompas.com dan detectvideo.ai, unggahan di facebook tersebut merupakan hoaks dan hasil rekayasa AI 

Tim Cek Fakta Kompas.com memverifikasi video yang mengklaim Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, membagikan bantuan dana pensiun dengan menggunakan teknik reverse image search. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan video yang diunggah oleh kanal resmi Kementerian Sekretariat Negara RI pada 2 Juni 2026.

Dalam video aslinya, Prasetyo Hadi bersama Teddy dan Muhammad Qodari sedang mengumumkan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), bukan membagikan bantuan dana pensiun. Saat itu, Dadan Hindayana resmi digantikan oleh Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN, sementara posisi Wakil Kepala BGN yang sebelumnya dijabat Brigjen Pol. Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung digantikan oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

AI,sementara itu berdasarkan hasil research saya menggunakan detectvideo.ai menujukkan probabilitas sebesar 59 persen hasil rekayasa AI.

KESIMPULAN: 

Informasi yang menyebut Prasetyo Hadi membagikan dana bantuan pensiunan Rp130 juta merupakan hoaks. Video tersebut merupakan hasil rekayasa AI yang memanfaatkan cuplikan video asli dengan narasi yang dimanipulasi sehingga menyesatkan publik. Masyarakat dihimbau untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.   


RUJUKAN:

Kompas.com

detectvideo.ai


TEKS: Kelvin Kaliva Reiza @kklvviin


LINK UNGGAHAN: 


https://drive.google.com/drive/folders/1KgljZXbDeOHkRBHWGKt9Sg8Ld0Gcy95C?usp=sharing