Kamis, 16 April 2026
Beredar unggahan gambar di media sosia Facebook menarasikan “Israel Kekurangan Prajurit saat Perang, Netanyahu Mengajak Suku Batak untuk mengikuti Program Wajib Militer” ajakan itu diklaim dilakukan Netanyahu karena kekurangan prajurit untuk perang
CEK FAKTA: Setelah melakukan penelusuran gambar tersebut yang terlihat dimana Netanyahu sedang menyesuaikan posisi HeadPhone-nya identik dengan pada saat Netanyahu melakukan pertemuan dengan Kanselir Jerman, Friedrich Merz seperti yang dilansir dari aljazeera.com.
Serta narasi yang sebenarnya yakni di lansir dari kompas.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pihaknya memperluas program wajib militer, termasuk untuk kelompok Yahudi Ultra-Ortodoks. Netanyahu memperluas wajib militer karena Angkatan Bersenjata Israel dilaporkan kekurangan prajurit.
KESIMPULAN: Berdasarkan hasil penelusuran terkait unggahan gambar yang menyebutkan Israel kekurangan prajurit dan Netanyahu mengajak Suku Batak untuk mengikuti program wajib militer itu tidak benar, False Connection.
RUJUKAN: aljazeera.com