VIDEO LIVE STREAMING WANITA FILIPINA SAAT SERANGAN RUDAL IRAN DI DUBAI

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
232 KALI

Jum'at, 13 Maret 2026

Beredar unggahan di Instagram dan Facebook (06/03/26)  yang menunjukkan seorang perempuan asal Filipina sedang melakukan siaran langsung dari apartemennya di Dubai, Uni Emirat Arab. Tiba-tiba terdengar ledakan besar, gedung yang berguncang, kaca pecah, lalu siaran yang mati. Narasi menyatakan ini momen apartemennya dihantam rudal Iran sebagai balasan atas serangan Israel dan Amerika Serikat pada akhir Februari 2026.


CEK FAKTA:
Dilansir dari Fact Check boom.live.in dan ibtimes.co.uk video tersebut adalah hoaks. Rekaman yang asli sudah beredar sejak tahun 2020. Perempuan dalam video bernama Edlyn Candido Lacse, seorang pekerja migran Filipina, yang mengunggah cuplikan livestream di kanal YouTube pribadinya pada 6 Agustus 2020 dengan judul “Blast while im on my streaming”. 


Ledakan itu berasal dari insiden di Beirut, Lebanon, pada 4 Agustus 2020, yaitu ledakan besar akibat kebakaran ribuan ton amonium nitrat di pelabuhan Beirut yang menyebabkan kerusakan luas di kota tersebut. Tidak ada hubungannya dengan Dubai, UEA, atau konflik Iran-Israel/AS di tahun 2026. Edlyn Lacse sendiri telah mengklarifikasi di Facebook pribadinya pada 3 Maret 2026 bahwa video itu dari Lebanon tahun 2020. Ia selamat dari ledakan tersebut dan saat ini berada di Filipina. 


KESIMPULAN:
Video siaran langsung perempuan Filipina terkena serangan rudal Iran di Dubai adalah hoaks. Video tersebut merupakan rekaman lama dari ledakan akibat kebakaran amonium nitrat di Beirut, Lebanon, pada 4 Agustus 2020. False Context.


RUJUKAN:

boom.live.in

ibtimes.co.uk

YouTube

Facebook


TEKS:

Adhani Nur Khairina @motheromance