Jum'at, 13 Maret 2026
Beredar sebuah video di X pada (10/03/2026) yang menunjukkan beberapa tentara Amerika Serikat yang merekam dirinya sedang menangis dan mengaku mereka sudah tidak tahan dengan situasi perang. Dalam video tersebut, seorang tentara menunjukkan rekannya yang dibawa peti mati, mengaku keluarganya sedang sakit, serta memohon agar dapat kembali pulang. Video serupa juga ditemukan di Facebook menunjukkan tentara yang berbeda.
CEK FAKTA:
Setelah dilakukan penelusuran menggunakan Hive Moderation menunjukkan video tersebut memiliki probabilitas 58,7% sebagai konten AI. Video serupa yang beredar di Facebook bahkan menunjukkan probabilitas 73,7% sebagai konten AI.
Penelusuran menggunakan Google Lens juga menemukan bahwa video tersebut telah beredar ulang di berbagai platform media sosial. Hasil pencarian juga menampilkan sejumlah video maupun gambar dengan konteks serupa. Namun demikian, tidak ditemukan laporan dari media kredibel yang memberitakan adanya tentara Amerika Serikat yang mengeluhkan kondisi perang hingga menangis seperti yang digambarkan video tersebut.
KESIMPULAN:
Berdasarkan data-data yang dikumpulkan, dapat disimpulkan bahwa video tentara Amerika Serikat yang menangis ini merupakan rekayasa AI dan hoaks. Manipulated Content.
RUJUKAN:
TEKS:
Khaliza Naflah Amalina (@thdgpfls_)