Jum'at, 13 Maret 2026
Beredar narasi di TikTok, Instagram, dan X yang menyebut 160 kilogram sabu hilang karena dimakan tikus dan serangga di gudang penyimpanan barang bukti.
CEK FAKTA :
Penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak didukung informasi resmi dari pihak berwenang. Narasi mengenai sabu seberat 160 kilogram yang dimakan tikus dan serangga hanya beredar di media sosial tanpa keterangan waktu, lokasi, maupun pernyataan resmi dari aparat penegak hukum.
Informasi dari Daftar Hitam News, menyebut bahwa angka 160 kilogram sabu memang berkaitan dengan kasus penangkapan narkotika oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) di Aceh pada awal 2026. Namun dalam laporan tersebut tidak ada keterangan bahwa barang bukti sabu hilang atau dimakan tikus maupun serangga di tempat penyimpanan.
Dilansir dari detik, Kapolres Torut AKBP Stephanus Luckyto menyebut isu beredar tidak benar lias hoaks. Stephanus menegaskan sepanjang sejarah berdirinya Polres Toraja Utara, tidak pernah ada pengungkapan kasus sabu dengan barang bukti sebesar 160 kilogram. Sehingga isu terkait sabu 160 kg itu disebutnya fiktif dan tidak berdasar pada catatan kasus di Satresnarkoba Polres Torut.
Dengan demikian, narasi yang menyebut sabu 160 kilogram dimakan tikus dan serangga merupakan cerita yang tidak memiliki dasar fakta dan tidak ditemukan konfirmasi dari pihak berwenang.
KESIMPULAN :
Informasi bahwa 160 kilogram sabu dimakan tikus dan serangga adalah hoaks. Fabricated Content.
RUJUKAN :
TEKS :
Keysha Dewi ( @keyshsals )