SISWA MIN 2 BENGKULU UTARA MENINGGAL DUNIA AKIBAT KERACUNAN PROGRAM MBG

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
1639 KALI

Kamis, 05 Maret 2026

Beredar sebuah narasi di X dan Facebook yang menyebut seorang siswa MIN 2 Bengkulu Utara meninggal dunia akibat keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG).


CEK FAKTA :

Berdasarkan pemberitaan  Fin.co.id, kepolisian menyatakan korban memang meninggal dunia, tetapi hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya pendarahan di kepala, bukan keracunan makanan. Polisi juga telah mengamankan sampel makanan untuk uji laboratorium.


Penjelasan lebih tegas disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam siaran pers 3 Maret 2026, BGN menyebut hasil CT scan menunjukkan korban mengalami pendarahan otak berat dan bahkan disebut belum sempat mengonsumsi menu MBG saat pingsan.


BGN juga mengungkap hasil uji laboratorium BPOM terhadap sampel MBG negatif dari bakteri maupun zat berbahaya, sehingga tidak ditemukan indikasi keracunan pangan.


Selain itu, dari sekitar 1.800 penerima MBG pada hari yang sama, hanya satu kasus gangguan kesehatan yang dilaporkan, memperkuat bahwa tidak ada kejadian keracunan massal.


KESIMPULAN :

Klaim seorang siswa MIN 2 Bengkulu Utara meninggal dunia akibat keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Narasi tersebut termasuk misleading content


RUJUKAN :

Fin.co.id

Badan Gizi Nasional