JEPANG DIKLAIM MELARANG HALAL, MASJID, ADZAN, DAN SALAT DI JALAN

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
TWITTER
KANAL ADUAN
TWITTER
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
633 KALI

Senin, 23 Februari 2026

Beredar postingan di X dan Instagram yang menyebut pemerintah Jepang melarang halal, pembangunan masjid besar, azan, serta salat di jalan.


CEK FAKTA :
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan aturan baru di Jepang yang melarang praktik tersebut hingga Februari 2026. Konstitusi Jepang justru menjamin kebebasan beragama bagi setiap warga.


Laporan pemeriksa fakta dari Reuters menyebut daftar larangan terhadap umat Islam di Jepang yang beredar di media sosial tidak didukung bukti dan tidak merujuk pada regulasi resmi pemerintah. Reuters menegaskan bahwa klaim tersebut merupakan misinformasi yang berulang kali muncul di berbagai platform.


Temuan serupa juga dimuat oleh Headline PK yang menyatakan Jepang tidak memberlakukan larangan terhadap makanan halal, masjid, maupun praktik ibadah umat Islam. Hingga waktu penelusuran dilakukan, tidak ada pengumuman kebijakan baru dari otoritas Jepang yang menguatkan narasi viral tersebut.


Video yang disertakan dalam unggahan tersebut identik dengan video yang diunggah oleh Al Arabiya English. Dalam unggahannya disebutkan peristiwa tersebut adalah tentang pembubaran Dewan Perwakilan Rakyat di Jepang dan tidak ada hubungannya dengan Islam.


KESIMPULAN :
Informasi tersebut tidak benar dan termasuk Fabricated Content.


RUJUKAN :

Reuters

Headline PK


TEKS : Keysha Dewi ( @keyshsals )