Jum'at, 21 November 2025
Beredar postingan di Facebook pada 12/11/2025 menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan digantikan dengan skema pembagian uang tunai.
CEK FAKTA:
Penelusuran melalui mesin pencarian Google tidak ditemukan informasi atau pernyataan resmi dari pemerintah yang menyebutkan bahwa program MBG akan diganti dengan uang tunai. Sebaliknya, hasil pencarian justru mengarah pada artikel antaranews.com berjudul “BGN paparkan alasan tidak memberi uang tunai ke orang tua untuk MBG”. Artikel tersebut menjelaskan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) secara tegas memiliki alasan kuat tidak menggunakan skema uang tunai karena dinilai kurang efektif dan berpotensi tidak tepat sasaran.
Pemeriksaan lebih lanjut menggunakan Google Lens menunjukkan bahwa video yang dibagikan dalam unggahan Facebook merupakan potongan dari video yang diunggah di kanal YouTube Kementerian Sekretariat Negara RI. Video tersebut adalah keterangan pers Mensesneg Prasetyo Hadi pada 19 September 2025. Potongan yang digunakan pengunggah berasal dari menit 1.55–2.40, ketika Mensesneg menanggapi pertanyaan wartawan terkait usulan pemberian uang tunai untuk mengganti sumber makanan MBG.
Dalam keseluruhan video tersebut, tidak ada pernyataan bahwa program MBG akan diganti dengan uang tunai. Dilansir dari rri.co.id, dalam video tersebut Mensesneg menyampaikan memang banyak ide dan masukan terkait berbagai skema MBG, tetapi pemerintah menilai konsep yang saat ini dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai cara yang paling tepat. Pemerintah menegaskan tetap mempertahankan skema penyediaan makanan siap konsumsi karena dianggap paling efektif untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, meskipun pelaksanaannya masih terus dibenahi.
KESIMPULAN :
Postingan yang menyebutkan program MBG akan diganti dengan uang tunai adalah tidak benar, Misleading Content.
RUJUKAN:
YouTube Kementerian Sekretariat Negara RI
TEKS:
Aditia Agung Purwadi (@adityaniskala_)
Zhilan Aulia Firmansyah @zhilanfrmnsyh