Selasa, 12 Agustus 2025
Beredar sebuah unggahan video di Facebook yang diklaim menampilkan Abdul Kadir Karding yang akan memberikan dana bantuan sebesar Rp 3 miliar untuk 15 orang pekerja migran. Disebutkan dalam video tersebut bantuan diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pekerja migraine yang merupakan pahlawan devisa.
CEK FAKTA :
Setelah melakukan penelusuran secara mendalam, ditemukan kejanggalan dalam klaim yang beredar itu. Saat ditelusuri melalui akun instagram resmi @kemenp2mi, tidak ada informasi valid yang mendukung kabar tersebut. Kementerian P2MI juga seringkali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap informasi hoax yang tersebar di platform Facebook sebagaimana disebutkan pada salah satu unggahan di sorotan instagram nya.
Kemudian dilakukan juga analisis tangkapan layar video yang beredar dengan bantuan Google Lens. Hasilnya, cuplikan tersebut identik dengan rekaman yang diunggah di kanal resmi YouTube Sekretariat Presiden. Pada video asli, Karding sama sekali tidak menyebut janji bantuan miliaran rupiah. Ia justru menjelaskan rencana pembukaan kembali kerja sama bilateral terkait penempatan tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi, setelah bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 14 Maret 2025.
Adapun analisis menggunakan Hive Moderation untuk memeriksa keaslian dari suara Karding yang seolah menjanjikan dana bantuan. Rekaman tersebut terdeteksi kuat sebagai hasil manipulasi teknologi artificial intelligence (AI). Probabilitas video itu dihasilkan oleh AI generatif tercatat mencapai 99,7 persen yang memiliki indikasi kuat bahwa publik sedang dihadapkan pada rekayasa digital yang nyaris sempurna.
KESIMPULAN :
Video yang menampilkan Abdul Kadir Karding memberikan dana bantuan sejumlah Rp 3 miliar pada pekerja migran Indonesia itu merupakan informasi yang dimanipulasi, Manipulated Content.
RUJUKAN :
akun instagram resmi @kemenp2mi
TEKS :
Nadhiira Zahrani (@nadhiraazhrn)