TAUTAN UNTUK KLAIM BANTUAN LANGSUNG TUNAI RP 900.000 DARI KEMENSOS

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Magang
DILIHAT
24 KALI

Rabu, 21 Oktober 2026

[HOAKS: IMPOSTER CONTENT] 


Sejumlah akun Facebook pada 12 Oktober 2026 membagikan unggahan berisi tautan yang diklaim sebagai akses untuk mengklaim Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai Rp 900.000. Unggahan itu mencatut nama Kementerian Sosial (Kemensos). 


CEK FAKTA : 

Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek tautan yang diklaim sebagai akses mendaftar BLT Rp 900.000. Saat diklik, tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Kemensos.


Tautan justru mengarah ke laman yang meminta pengguna memasukkan nama dan nomor Telegram yang masih aktif. Laman tersebut merupakan modus pencurian data pribadi atau phishing, sehingga masyarakat diminta tidak memasukkan data diri apapun ke dalamnya. Modus phishing menjerat calon korban dengan menawarkan dana bantuan dengan syarat menyerahkan data pribadi. Data tersebut nantinya digunakan untuk tindak kejahatan daring lainnya yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial.


Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) telah menghimbau masyarakat agar waspada terhadap hoaks terkait bantuan sosial. Imbauan itu disampaikan melalui unggahan Instagram resmi Kemensos pada 25 April 2026. Gus Ipul menyebut hoaks di media sosial dapat menyesatkan masyarakat dan masuk kategori penipuan. Kemensos berkomitmen terus menyisir dan meluruskan kabar tidak bertanggung jawab tersebut, salah satunya dengan meneruskannya kepada aparat penegak hukum.


KESIMPULAN : 

Faktanya, tautan dalam unggahan tidak mengarah ke situs resmi Kemensos, melainkan ke laman yang meminta nama dan nomor Telegram aktif serta terindikasi phishing. Kemensos melalui akun Instagramnya juga telah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap modus penipuan dengan iming-iming BLT. 


RUJUKAN :

Instagram : @kemensosri

Kompas.com

  

TEKS : 

Putri Nabila Nurudin  @putrinbllaa._