Jum'at, 28 Agustus 2026
[HOAKS: MANIPULATED CONTENT]
Beredar unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan video Mendikdasmen Abdul Mu'ti yang diklaim mengumumkan bantuan kepada masyarakat dan meminta warga menghubungi nomor WhatsApp tertentu untuk mendaftarkan diri.
CEK FAKTA :
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut tidak benar. Berdasarkan informasi Liputan6.com, video tersebut merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Hasil penelusuran dengan Hive Moderation menunjukkan bahwa video memiliki indikasi 0,4 persen dihasilkan oleh AI, sedangkan audio atau suara dalam video memiliki indikasi 99,3 persen dihasilkan oleh AI.
Video serupa ditemukan dalam pemberitaan ANTARA pada 15 Juni 2020, yang memuat pernyataan Abdul Mu'ti, saat menjabat Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, terkait RUU HIP yang dinilai bertentangan dengan UUD 1945. Video serupa juga dimuat Republika TV pada 16 Juni 2020, mengenai kekhawatiran Mu'ti bahwa RUU HIP dapat membuka polemik ideologi dan menurunkan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara.
KESIMPULAN :
Klaim bahwa Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengumumkan bantuan melalui WhatsApp adalah tidak benar dan termasuk kategori Manipulated Content. Faktanya, video tersebut merupakan hasil manipulasi AI pada bagian audio. Video aslinya merupakan rekaman Abdul Mu'ti pada 2020 yang membahas RUU HIP, bukan pengumuman bantuan kepada masyarakat.
RUJUKAN :
Liputan6.com
ANTARA
Republika TV
Hive Moderation
TEKS : Syifa Sofiana @syifaaaaas__