Selasa, 21 Juli 2026
KLAIM : [HOAKS : MISLEADING CONTENT]
Beredar video di Facebook yang mengeklaim adanya tumpukan uang bantuan dari pemerintah Australia yang siap dibagikan untuk umat Kristen serta dana pembangunan 800 gereja di Indonesia.
CEK FAKTA :
Berdasarkan penelusuran, informasi tersebut adalah salah/manipulasi.
Dilansi dari Kompas.com Kejanggalan video ini langsung ketahuan karena video yang digunakan sebenarnya merupakan dokumentasi tumpukan uang sitaan kasus korupsi senilai Rp 6,6 triliun yang diserahkan oleh Kejaksaan Agung kepada pemerintah pada Desember 2025. Acara penyerahan simbolis oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tersebut bahkan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, pihak Ditjen Bimas Kristen Kemenag melalui Dirjen Jeane Marie Tulung telah menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Pihak Kemenag tidak pernah mengeluarkan pengumuman terkait bantuan dana dari Australia tersebut.
KESIMPULAN :
Setelah dilakukan verifikasi, dapat disimpulkan bahwa video yang menyebut adanya uang bantuan dari Australia untuk umat Kristen dan pembangunan gereja adalah palsu. Faktanya, video itu merupakan dokumentasi tumpukan uang sitaan korupsi milik Kejaksaan Agung yang dicatut dan dinarasikan secara keliru demi menyebarkan hoaks
.
RUJUKAN :
TEKS : Nauva Luthfiani @nauvaa_