Jum'at, 10 Juli 2026
[HOAKS : MANIPULATED CONTENT]
Beredar sebuah unggahan di Facebook yang menjelaskan bahwa ketua BEM Seluruh Indonesia tolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing.
CEK FAKTA:
Berdasarkan penelusuran tim Kompas.com melalui Google, tidak ditemukan informasi valid yang menyebutkan bahwa Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing.
Dengan menggunakan teknik Reverse Image Search ditemukan bahwa foto yang dipakai dalam unggahan tersebut identik dengan unggahan di laman Sindonews yang berjudul “Soal Wacana Aksi Nasional 21 April, BEM SI Masih Tunggu Respons Wakil Rakyat”. Isi artikel itu memuat pernyataan dari mantan Koordinator BEM Seluruh Indonesia, Kaharuddin, yang saat itu mengatakan bahwa Aliansi BEM Seluruh Indonesia belum memutuskan untuk kembali menggelar aksi nasional pada 21 April 2022. Pernyataan ini disampaikan Kaharuddin setelah BEM Seluruh Indonesia menggelar demonstrasi di depan Kompleks Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, pada 11 April 2022 yang menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode.
KESIMPULAN:
Klaim yang menyebutkan bahwa Ketua BEM Se Indonesia tolak PSI dan Jokowi adalah tidak benar. Unggahan tersebut ternyata merekayasa judul asli dari artikel yang terbit di laman SindoNews. Judul sebenarnya adalah "Soal Wacana Aksi Nasional 21 April, BEM SI Masih Tunggu Respons Wakil Rakyat", yang dipublikasikan pada 13 April 2022. Hingga Senin (6/7/2026), tidak ada informasi valid yang menunjukkan bahwa Ketua BEM SI pernah membuat pernyataan untuk menolak PSI maupun Jokowi di daerah masing-masing.
RUJUKAN:
TEKS:
Nauvaldi Pramudya Ardani @nauvaldipr
Putri Manda Sazkia @maandaszk