KEMENDIKDASMEN ABDUL MUTI MENGUMUMKAN PROGRAM DANA BANTUAN PENSIUNAN INDONESIA 2026?

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
54 KALI

Senin, 29 Juni 2026

[HOAKS : MANIPULATED CONTENT]


Beredar sebuah video di Facebook dan TikTok yang menampilkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen), Abdul Mu’ti, seolah-olah sedang mengumumkan pembukaan Program Dana Bantuan Pensiunan Indonesia tahun 2026. Video tersebut disertai narasi yang menyebutkan bahwa program itu ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan para pensiunan. Disebutkan pula bahwa dana bantuan dapat dimanfaatkan untuk meringankan beban ekonomi, menambah modal usaha, membayar utang, hingga memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan. Dalam unggahan itu, masyarakat juga diminta segera mendaftar karena kuota bantuan diklaim terbatas.


CEK FAKTA: 

Setelah tim cek fakta melakukan penelusuran, informasi tersebut terbukti hoax. Dilansir dari Kompas.com, Tim Cek Fakta menelusuri asal-usul video menggunakan teknik reverse image search. Hasilnya menunjukkan bahwa video tersebut identik dengan unggahan di akun TikTok resmi Kemendikdasmen pada 28 Maret 2026.


Video asli tidak membahas program bantuan dana pensiunan. Dalam rekaman tersebut, Abdul Mu’ti sedang menyampaikan kebijakan mengenai penundaan akses platform digital bagi siswa sebagai upaya mengurangi tingkat ketergantungan terhadap gawai. Ia juga mengajak para pendidik untuk mendukung kebijakan tersebut melalui penerapan konsep 3S, yaitu screen time, screen zone, dan screen break.


Untuk memastikan keaslian video, Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan analisis menggunakan platform pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan, Hive Moderation. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 91,2 persen sebagai konten yang dibuat atau dimodifikasi menggunakan AI. Pemeriksaan menggunakan platform Truth Scan juga memberikan hasil yang sejalan. Video tersebut teridentifikasi memiliki probabilitas 67 persen sebagai konten AI generatif.


Selain itu, Kemendikdasmen telah menegaskan bahwa video yang mengatasnamakan program dana bantuan pensiunan 2026 merupakan hoaks dan bukan berasal dari kanal resmi kementerian.


KESIMPULAN: 

Klaim terkait Kemendikdasmen yang mengumumkan program bantuan dana pensiunan 2026 yang beredar di Facebook dan TikTok merupakan hoaks. 


Video tersebut merupakan hasil dari rekayasa AI dan sudah diverifikasi oleh Kompas.com melalui platform pendeteksi konten berbasis AI yaitu Hive Moderation dan Truth Scan yang menyatakan bahwa video tersebut merupakan hasil dari rekayasa AI. Selain itu juga Kemendikdasmen menegaskan bahwa video yang mengatasnamakan program dana bantuan pensiunan 2026 merupakan hoaks dan bukan berasal dari kanal resmi pemerintahan.


RUJUKAN:

Kemendikdasmen

Kompas.com


TEKS: Raafi Banar Bagas Abdillah  @bbagass_