Senin, 29 Juni 2026
HOAKS : MISLEADING CONTENT
Pada unggahan aplikasi TikTok ramai sedang diperbincangkan perihal selebrasi kontroversial dari Mohammad Mohebi. Akun TikTok yang bernama Football Central mengklaim dan membubuhi narasi “DEPORTED TO IRAN” dan pada caption nya “Iran’s Mohammad Mohebi has reportedly been deported by DHS after his controversial celebration in the 2-2 draw againts New Zealand at the World Cup!”.
CEK FAKTA: Dikutip dari KOMPAS.com, Department of Homeland Security (DHS) Amerika Serikat telah membantah kabar yang menyatakan pihaknya mendeportasi pemain Iran. "Ini adalah hoaks. Tidak ada pemain dari tim sepak bola Iran yang dideportasi," ucapnya, seperti yang dilansir oleh Lead Stories. Di tengah kritik yang muncul akhirnya Mohebi pun angkat bicara, dilansir dari Mirror.co.uk "Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Iran yang datang menonton di Los Angeles. Mereka menciptakan suasana yang luar biasa dalam pertandingan," ucap Mohebi.
"Selebrasi itu muncul begitu saja dalam pikiran, saat itu juga. Saya melakukannya seperti ini [menggerakkan tangannya] dan saya ingin melakukannya seperti ini untuk semua penggemar. Ini hanya sebuah selebrasi, dan hanya itu.".
KESIMPULAN: Berita Mohammad Mohebi yang diklaim telah dideportasi ke negara asalnya dikarenakan melakukan selebrasi menembak merupakan berita hoaks, DHS telah membantah terkait isu yang beredar di media sosial. Mohebi juga telah mengklarifikasi terkait selebrasi yang ia lakukan, sehingga isu-isu liar yang bertebaran di media sosial telah terjawab satu persatu.
RUJUKAN:
TEKS: Raafi Banar Bagas Abdillah @bbagass_