AKSI UNJUK RASA DI KOTA SOLO MENUNTUT GIBRAN TURUN DARI JABATAN WALIKOTA SOLO

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
WHATSAPP
KANAL ADUAN
WHATSAPP
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
DILIHAT
7195 KALI

Sabtu, 17 Februari 2024

Beredar pesan berantai berbentuk unggahan video di media sosial WhatsApp yang mengeklaim bahwa terdapat aksi demonstrasi menuntut Gibran Rakabuming Raka turun dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo. Dalam pesan berantai tersebut termuat narasi "Kondisi kota Solo hari ini mencekam dan rusuh menentang dan menyuruh Gibran turun alias lengser jadi wali kota solo..".


CEK FAKTA:
Berdasarkan hasil penelusuran, aksi tersebut memang dilakukan di halaman depan kantor Wali Kota Solo, namun bukan dalam rangka untuk melengserkan Gibran Rkabuming Raka dari jabatannya sebagai Walikota Solo.

Aksi tersebut terjadi pada tanggal 8 Februari 2024 yang dilakukan oleh Aliansi Solidaritas Perlawanan Rakyat Soloraya (Sodara) yang beranggotakan organisasi Cipayung Plus dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari sejumlah perguruan tinggi di Solo Raya.

Dilansir dari cnnindonesia.com, Fierdha Abdullah Ali selaku koordinator aksi mengatakan unjuk rasa kali ini digelar sebagai bantahan atas aksi Aliansi Mahasiswa Solo Raya Untuk Kepemimpinan Bermartabat (AMSR-UKB) di depan Balai Kota Solo yang digelar di depan Kantor Gibran Selasa (6/2).


Sebelumnya, AMSR-UKB menggelar aksi demonstrasi di Plaza Balai Kota Solo menuntut Gibran menandatangani pakta integritas.


KESIMPULAN:
Klaim bahwa terdapat aksi demonstrasi menuntut Gibran Rakabuming Raka turun dari jabatannya sebagai Wali Kota Solo adalah salah. Sampai saat ini, tidak ditemukan informasi kredibel terkait klaim aksi demonstrasi menuntut Gibran Rakabuming Raka turun dari jabatan Wali Kota Solo.

Informasi ini adalah jenis kategori False Context.

RUJUKAN:
https://bit.ly/48twvga

https://bit.ly/3UM96TY