GURU HONORER DI LELES GARUT JADI LUMPUH SETELAH MENDAPAT VAKSIN KEDUA

Rabu, 17 Maret 2021

GURU HONORER DI LELES GARUT JADI LUMPUH SETELAH MENDAPAT VAKSIN KEDUA

Kabar guru berinisial E, warga Kecamatan Leles, itu lumpuh menjadi perbincangan setelah tersebar tangkapan layar berisi pesan dari kerabat guru tersebut via WhatsApp. Dalam pesan tersebut, pengirim pesan mengatakan bahwa E mengalami kelumpuhan beberapa jam setelah divaksinasi.

CEK FAKTA: Dinkes Garut angkat bicara terkait hal tersebut. Sekretaris Dinkes Garut Leli Yuliani menegaskan guru tersebut sakit bukan dari efek vaksinasi COVID-19.

"Bukan lumpuh, tapi pasiennya merasa lemas pada hari Sabtu. Sedangkan divaksinasi hari Rabu," ucap Leli, Selasa (16/3/2021).

E diketahui menjalani vaksinasi pada hari Rabu (10/3) di Kecamatan Leles. Dia kemudian beraktivitas normal dan merasa lemas pada hari Sabtu (13/3). Kabar tentang lumpuhnya E gara-gara vaksin COVID-19 mulai ramai diperbincangkan pada Senin (15/3).

Berdasarkan penelusuran pihak Dinkes Garut, menurut Leli, guru itu bukan kali ini saja mengalami gejala serupa. Sebelum menjalani vaksinasi, E sempat beberapa kali dirawat di Puskesmas.

"Memang sudah cukup sering mengalami hal serupa, dan beberapa kali sempat dirawat di Puskesmas. Jadi bukan karena setelah divaksinasi baru terasa lemas. Sebelum divaksinasi juga beberapa kali mengalami hal serupa," ucap Leli menegaskan.

Saat ini E dirawat oleh tim dokter di RSUD dr. Slamet Garut. Tim dokter yang menangani sedang menunggu hasil pemeriksaan terhadap E.

"Info dari dokter yang merawat, yang bersangkutan kondisinya saat ini sudah membaik," ujar Leli.

KESIMPULAN: Klaim bahwa seorang guru honorer di garut mengalami kelumpuhan setelah vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya guru tersebut sakit bukan dari efek vaksinasi COVID-19.

Informasi ini jenis hoaks misleading content.

RUJUKAN:
http://bit.ly/3vyiHyM
http://bit.ly/2P2PJGo