Pengawasan Konten dan Cek Fakta Pilkada 2024 Bersama BAWASLU Kab/Kota Se-Jawa Barat
Dilihat: 183 kali
Rabu, 30 Oktober 2024
Kabupaten Garut – Sebagai upaya mewujudkan pelaksanaan Pilkada serentak di Jawa Barat tahun 2024 yang demokratis dan berkualitas, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat melalui Jabar Saber Hoaks berkolaborasi dengan BAWASLU Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas Pengawasan Konten dan Cek Fakta Pilkada 2024 yang diikuti peserta perwakilan BAWASLU Kab/Kota se-Jawa Barat di Kabupaten Garut pada 28 Oktober 2024.
Kegiatan tersebut merupakan output dari produk Komitmen Bersama antara Diskominfo Provinsi Jawa Barat dengan Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Tentang Pengawasan Konten Pilkada Jabar 2024.
Alfianto Yustinova selaku Ketua Jabar Saber Hoaks dalam sambutannya menyampaikan bahwa Jawa Barat merupakan Provinsi dengan jumlah pemilih terbanyak, sehingga memerlukan masyarakat yang tangguh terhadap informasi, yang mampu beradaptasi dengan bentuk dan media komunikasi.
Alfianto menjelaskan juga perlunya penyediaan informasi akurat, jernih, dan terpercaya terkait Pilkada 2024 di tengah luapan informasi di berbagai media yang mengalami obesitas informasi sehingga rentan munculnya misinformasi dan disinformasi yang berakibat pada kekacauan informasi, bahkan mendestruksi tatanan sistem komunikasi di masyarakat.
Melalui kegiatan ini Alfianto berharap peserta mampu membangun kapasitas pengawasan dan pengecekan fakta dalam menanggulangi hoaks demi suksesnya penyelenggaraan Pemilukada 2024 di Jawa Barat yang Anteng: Aman, Netral, dan Tenang.
Dalam kegiatan ini, hadir juga narasumber Isti Khoirana Karim selaku Kabag Hukum, Humas dan Datin Bawaslu Provinsi Jawa Barat dan Tommy Sutami dari Jabar Saber Hoaks.
Isti menyampaikan maateri terkait Pencegahan Pelanggaran Konten yang memerlukan Tim Fasilitasi Pengawasan Konten Internet (Siber) dalam identifikasi potensi kerawanan hoaks terkait Pilkada untuk pencegahan kolaboratif bersama multistakeholder Pemilihan. Selain itu, lanjut Isti, dalam pencegahan tersebut perlu melakukan identifikasi akun dan/atau konten yang melanggar di media sosial sesuai dengan masing-masing tingkatan. Upaya lain yang perlu dilakukan adalah melakukan publikasi informasi mengenai saluran resmi aduan politisasi SARA, hoaks dan ujaran kebencian Pemilihan Tahun 2024, serta patroli pengawasan konten internet (siber) bekerja sama dengan instansi yang menangani komunikasi dan informasi.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Tommy Sutami selaku narasumber dari Jabar Saber Hoaks menyampaikan Memberikan materi pelatihan anti Hoaks atau Cek Fata secara Mandiri, yang menekankan pada aspek penting terkait verifikasi konten dan sumber informasi, serta verifikasi konten Foto & Video.
Tommy juga menyampaikan terkait pentingnya kemampuan dalam mengidentifikasi hoaks diantaranya: mengcek alamat media dan detail visual media, memaspadai terhadap media terlalu banyak iklan, mewaspada berita dengan judul-judul sensasional (jsh).