TIDUR DILANTAI TERKENA KIPAS SEBABKAN PARU PARU BASAH

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
INSTAGRAM
KANAL ADUAN
INSTAGRAM
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Magang
DILIHAT
19 KALI

Selasa, 27 Oktober 2026

( HOAKS MISLEADING CONTENT )


Beredar informasi di threads yang menyebutkan bahwa kebiasaan tidur di lantai tanpa alas dan sering terkena kipas angin dapat menyebabkan paru-paru basah. Klaim tersebut mengaitkan paparan angin dan suhu dingin dengan terjadinya gangguan pada paru-paru.


CEK FAKTA : 

Berdasarkan penelusuran, klaim tersebut tidak didukung bukti ilmiah.Dilasir dari Tirto.id dan CDC, pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh mikroorganisme, seperti bakteri dan virus. Faktor risikonya antara lain usia, penyakit kronis, sistem kekebalan tubuh lemah, asap rokok, dan polusi udara.


Istilah “paru-paru basah” juga dapat merujuk pada efusi pleura, yaitu penumpukan cairan di sekitar paru-paru. Berdasarkan MSD Manual, kondisi ini dapat disebabkan oleh penyakit seperti gagal jantung, pneumonia, tuberkulosis, kanker, serta gangguan hati atau ginjal. Jadi, tidur di lantai atau terkena kipas angin tidak dapat secara langsung menyebabkan pneumonia maupun efusi pleura.


KESIMPULAN : 

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebutkan bahwa tidur di lantai tanpa alas dan sering terkena kipas angin dapat menyebabkan paru-paru basah merupakan informasi yang salah.Pneumonia disebabkan oleh infeksi mikroorganisme, sedangkan efusi pleura merupakan penumpukan cairan abnormal yang dapat berkaitan dengan berbagai penyakit.


RUJUKAN : 

Tirto.id

CDC

MSD Manual


TEKS : Almira Putri Nurlaeli @almeeraputeri