Selasa, 18 Agustus 2026
[ MANIPULATED CONTENT ]
KLAIM :
Beredar video di TikTok pada 7 Agustus 2026 yang diunggah oleh akun @dedimulyadi1552. Video tersebut menampilkan foto Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan narasi yang menyebutkan bahwa Dedi Mulyadi akan membagi-bagikan uang kepada warga Malaysia. Klaim tersebut seolah-olah menunjukkan bahwa Dedi Mulyadi memiliki program atau rencana pemberian uang kepada masyarakat Malaysia.
CEK FAKTA :
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang beredar menggunakan foto Dedi Mulyadi yang berasal dari dokumentasi Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Foto tersebut kemudian digunakan dalam pemberitaan oleh Inilah.com dan Ekslusif.co.
Foto yang sama dimuat dalam artikel Inilah.com pada 19 Juni 2026 berjudul “KDM Minta Sekolah Swasta Tampung Siswa tak Mampu yang Gagal Masuk Sekolah Negeri”. Konteks serupa juga ditemukan dalam pemberitaan Ekslusif.co pada 19 Juni 2026 berjudul “Siapkan Rp 2,7 juta pada tahun pertama, KDM Minta Sekolah Swasta Buka Akses bagi Siswa Kurang Mampu”.
Dengan demikian, foto Dedi Mulyadi yang digunakan dalam video TikTok tersebut berasal dari konteks pemberitaan mengenai kebijakan pendidikan di Jawa Barat. Tidak ditemukan keterkaitan antara foto tersebut dengan klaim bahwa Dedi Mulyadi akan membagi-bagikan uang kepada warga Malaysia.
Masyarakat juga dapat melakukan verifikasi melalui akun media sosial resmi Dedi Mulyadi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyebut akun resmi Dedi Mulyadi, yaitu Instagram @dedimulyadi71 dan TikTok @dedimulyadiofficial.
KESIMPULAN:
Klaim yang menyebutkan Dedi Mulyadi akan membagi-bagikan uang kepada warga Malaysia adalah tidak benar. Foto yang digunakan dalam video tersebut berasal dari pemberitaan mengenai kebijakan bantuan pendidikan bagi siswa kurang mampu di Jawa Barat dan tidak berkaitan dengan pembagian uang kepada warga Malaysia.
RUJUKAN :
Inilah.com
TEKS : Kelvin Kaliva Reiza @kklvviin