Senin, 03 November 2025
Beredar video Tiktok dengan beberapa klip yang menampilkan aktifitas tentara di lapangan dan iring-iringan mobil Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dengan narasi TNI lumpuhkan 7 pos pasukan IDF di Gaza. Dalam video tersebut, disebutkan bahwa serangan ini dirancang oleh Mayjen Wisnu Adityo dan melibatkan Letkol Aditya Surya sebagai komando lapangan. Narator konten itu mengatakan operasi tersebut dinamakan Garuda Merdeka dan diliput koresponden militer media The Guardian yang bernama Jonathan Reeve.
CEK FAKTA :
Dilansir dari tempo.co, setelah ditelusuri menggunakan Google Reverse Image, klip-klip yang terdapat dalam video tersebut hasilnya bersumber dari berbagai berita terkait. Di detik ke-8, video tersebut menampilkan pria yang sedang berbaris tanpa menggunakan atasan. Dilansir dari bbc.com, cuplikan tersebut merupakan dokumentasi perlakuan IDF terhadap rakyat Palestina yang di telanjangi, diborgol, dan dipaksa duduk di aspal selama berjam-jam.
Di menit ke 01.05, video memperlihatkan sejumlah pria bertelanjang di antara reruntuhan. Mereka adalah warga palestina yang dituduh oleh IDF sebagai HAMAS yang bersembunyi di rumah sakit.
Pada menit ke 01.15 klip menampilkan serangan udara dan darat oleh IDF ke wilayah Palestina. Menurut YouTube VOA Afrique, serangan tersebut terjadi pada akhir Desember 2023 atas perintah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar militer Israel menggempur Gaza.
Sedangkan potongan klip yang memperlihatkan Tentara Negara Indonesia (TNI) adalah dokumentasi ketika melakukan pelatihan militer.
KESIMPULAN :
Video yang ditampilkan dengan narasi TNI lumpuhkan 7 pos Israel di Gaza adalah tidak benar, Misleading Content
RUJUKAN :
TEKS :
Fikri Zakkian Alif (@fikrizakkian)