VIDEO KPK GELEDAH PAKSA RUMAH ANIES BASWEDAN DAN TEMUKAN UANG HASIL KORUPSI

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
JENIS KLARIFIKASI
POLITIK - PEMILU 2024
LOKASI INFORMASI
NASIONAL - NASIONAL
JENIS INFORMASI
HOAKS - FALSE CONNECTION
KANAL ADUAN
WEBSITE
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
1322 KALI

Kamis, 12 Oktober 2023

Sebuah akun yang berada di facebook mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa KPK menggeledah paksa rumah Anies Baswedan dan temukan dana Rp 15,5 miliar hasil korupsi.


CEK FAKTA: Berdasarkan penelusuran dari media KOMPAS dan MERDEKA, tidak ada penggeledahan rumah Anies Baswedan terkait dugaan korupsi. Setelah ditelusuri, diketahui unggahan itu menggunakan sebuah artikel dari sebuah media online terkait salah seorang relawan Anies yang terjerat kasus korupsi. Pada kompilasi video tersebut juga banyak menampilkan tayangan ketua KPK, Firli Baruli, sedang berbicara. Pada bagian latar, tampak seorang berbaju jingga dengan tulisan Tahanan KPK. Video tersebut identik dengan tayangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Wali Kota Bima periode 2018-2023 Muhammad Lutfi selama 20 hari, mulai 5 Oktober sampai 24 Oktober 2023. Tersangka yang berdiri di belakang Ketua KPK Firli Baruli adalah Muhammad Lutfi, Wali Kota Bima periode 2018-2023.

KESIMPULAN: Berdasarkan pemeriksaan fakta, terkait unggahan video dengan klaim “Video Geledah Paksa Rumah Anies, KPK Berhasil Temukan Uang 15,5 Miliar” adalah keliru. Tidak ada penggeledahan yang dilakukan KPK di rumah Anies Baswedan.
Informasi tersebut termasuk ke dalam jenis False Connection

SUMBER RUJUKAN:
https://bitly.ws/X8vQ
https://bitly.ws/X8w4

Pemeriksa fakta: Muhammad Arkan Ghufroni
instagram: arkan_ghufroni