WISATAWAN LARI AKIBAT LETUSAN GUNUNG TANGKUBAN PERAHU

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
JENIS KLARIFIKASI
BENCANA ALAM - LETUSAN GUNUNG BERAPI
LOKASI INFORMASI
JAWA BARAT - KABUPATEN BANDUNG BARAT
JENIS INFORMASI
HOAKS - FALSE CONNECTION
KANAL ADUAN
YOUTUBE
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
423 KALI

Sabtu, 28 Januari 2023

Beredar di media sosial YouTube sebuah unggahan video dengan klaim wisatawan lari terbirit-birit akibat letusan Gunung Tangkuban Perahu.

Video tersebut di unggah oleh akun Berita Lokal pada 19 Januari 2023.


Benarkah hal tersebut?

CEK FAKTA : Dilansir dari turnbackhoax.id, narasi yang dibacakan dalam video identik dengan artikel yang ditulis di kompas.com dengan judul “Gunung Tangkuban Parahu dalam Catatan Sejarah 1829 hingga 2019: Meletus Sebanyak 13 Kali”. 

Artikel tersebut diunggah pada 13 Februari 2022 dan membahas tentang sejarah letusan Gunung Tangkuban Perahu. Erupsi terakhir Gunung Tangkuban Perahu terjadi pada tahun 2019 dan terekam dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan durasi lebih kurang 5 menit 30 detik.

Dalam catatan sejarah, Gunung Tangkuban Parahu atau biasa juga disebut Tangkuban Perahu memiliki riwayat erupsi terakhir pada tahun 2019. Tepatnya terjadi pada pukul 15.47 WIB, Selasa, 26 Juli 2019, selama 5 menit. Hal ini sebagaimana catatan PVMBG.

KESIMPULAN : Klaim pada video unggahan kanal youtube Berita Lokal yang memberikan judul wisatawan lari akibat letusan gunung Tangkuban Perahu adalah salah. 

Narasi yang dipakai mengutip dari artikel kompas dan visual pada video adalah gabungan dari beberapa video.

Informasi ini adala jenis kategori False Connection.

RUJUKAN :
http://bit.ly/3kTNc16
http://bit.ly/3XKAzEq