DI CIREBON, RIBUAN BURUNG PIPIT MATI KARENA CHEMTRAIL DAN RADIASI FREKUENSI 5G

Senin, 20 September 2021

DI CIREBON, RIBUAN BURUNG PIPIT MATI KARENA CHEMTRAIL DAN RADIASI FREKUENSI 5G


Beredar sebuah narasi yang menyebut, di Cirebon Jawa Barat, ribuan burung pipit mati karena Chemtrail dan radiasi frekuensi 5G.

"Ribuan Burung Pipit Mati Dibalai Kota Cirebon,..?? Virus Bikinan Manusia itu ya Begini,... Akibat Nyebar² Racun Diudara ya Begini Jadinya,.. Cuma Ada Dua Kemungkinan: Akibat Chemtrail Atau Radiasi Frekuensi 5G, Sesekali Lihatlah Langit Diatas,.. Bahaya Racun Sedang Disebar,...Jangan Terlalu Nunduk Baca Sosmed di HP Android,” bunyi narasi yang beredar.

CEK FAKTA : Hasil verifikasi fakta Jabar Saber Hoaks, dilansir dari laman https://www.kompas.com (20/9/21), Pemerintah Kota Cirebon dan BKSDA Jawa Barat menyatakan, penyebab kematian burung-burung tersebut karena cuaca ekstrem yang melanda Kota Cirebon, bukan karena Chemtrail dan radiasi frekuensi 5G.

Ulasan lengkapnya bisa dibaca di sumber rujukan.

KESIMPULAN : Rumor yang menyebut, di Cirebon Jawa Barat, ribuan burung pipit mati karena Chemtrail dan radiasi frekuensi 5G adalah tidak benar (misleading content).

RUJUKAN : https://bit.ly/3lIibtU

#jabarsaberhoaks #ribuanburungpipitmati #cirebon #chemtrail #radiasifrekuensi5g