Kamis, 25 Juli 2019
[DISINFORMASI]
Berdasarkan hasil Pantauan tim JSH, Telah beredar sebuah pesan berantai di media sosial informasi terkait dukungan bukalapak yang menyalurkan donasi untuk kelompok garis keras semacam ISIS dan HTI, lantaran menyalurkan donasi melalui ACT. Bukalapak diduga telah menyalurkan bantuan ke Kota Allepo, di tengah markas ISIS, melalui sayap kanan ACT yang mendukung kelompok radikal.
Setelah tim Jabar Saber Hoaks melakukan penelusuran, berita tersebut tidak benar.
.
[PENJELASAN]
Setelah ditelusuri lebih lanjut, faktanya Head of Corporate Communication Bukalapak Intan Wibisono memastikan kabar tersebut hoaks alias kabar bohong.
Beliau menambahkan bahwa saat ini Bukalapak hanya bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan yang tersertifikasi pemerintah. Di antaranya Aksi Cepat Tanggap atau ACT, BAZNAS, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Rumah Yatim, dan Kitabisa.
Penyaluran donasi dilakukan melalui aplikasi. Intan menegaskan bahwa program donasi yang diselenggarakan entitasnya akan disalurkan untuk kepentingan pendidikan. Salah satunya untuk program Pendidikan Tepian Negeri.
Keterangan selanjutnya disampaikan oleh Vice Presiden ACT Ibnu Khajar bahwa informasi itu tidak benar dan menyesatkan masyarakat. Republika.co.id, Selasa (23/7).
.
[SUMBER KLARIFIKASI]
https://bit.ly/2y8MRfo
https://bit.ly/32SHfV4
https://bit.ly/2Y3Wiwl
https://bit.ly/2OguIr6