Senin, 21 September 2026
[HOAKS: FABRICATED CONTENT]
Beredar video di Tiktok dengan narasi "Katakan berapa usia Anda saat ini, KDM transfer sesuai usia Anda". Video tersebut mengarahkan warganet untuk mencantumkan usia di kolom komentar dengan iming-iming akan mendapatkan transfer dana bantuan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sebesar nominal yang disesuaikan dengan usia yang disebutkan. Unggahan juga mencantumkan nomor WhatsApp 0851-2641-3980 sebagai kontak lanjutan.
CEK FAKTA :
Hasil penelusuran menunjukkan tidak ada informasi maupun pernyataan resmi dari Dedi Mulyadi mengenai pemberian dana bantuan yang besarannya disesuaikan dengan usia penerima. Penelusuran pada akun resmi TikTok @dedimulyadiofficial, Instagram @dedimulyadi71, serta YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL tidak menemukan konten maupun narasi terkait klaim tersebut. Nomor WhatsApp yang dicantumkan pada unggahan sebagai kontak lanjutan juga tidak ada kaitannya dengan Dedi Mulyadi maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tim Kompas.com pernah mengklarifikasi konten serupa yang mengatasnamakan Dedi Mulyadi membagikan dana bantuan melalui nomor WhatsApp yang dicantumkan pada tautan pendaftaran. Hasil uji menggunakan alat pendeteksi AI seperti Hive Moderation dan TruthScan menunjukkan video-video tersebut memiliki probabilitas tinggi sebagai konten hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI), baik pada wajah maupun suaranya.
Pola unggahan yang meminta korban mencantumkan data pribadi seperti usia di kolom komentar, kemudian diarahkan menghubungi nomor WhatsApp untuk "pendataan", merupakan modus yang berulang kali ditemukan dalam kasus penipuan yang mencatut nama kepala daerah. Penyaluran bantuan sosial resmi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dilakukan melalui pendataan oleh dinas terkait dan pemerintah daerah setempat, bukan melalui interaksi di kolom komentar media sosial maupun nomor WhatsApp pribadi.
KESIMPULAN :
Klaim bahwa KDM mentransfer dana bantuan dengan besaran sesuai usia warga yang berkomentar di TikTok adalah tidak benar. Konten tersebut termasuk kategori fabricated content dan berpotensi digunakan sebagai sarana penipuan. Masyarakat diimbau tidak mencantumkan data pribadi maupun menghubungi nomor yang tertera pada unggahan.
RUJUKAN :
Youtube : @KANGDEDIMULYADICHANNEL
Tiktok : @dedimulyadiofficial
Instagram : @dedimulyadi71
TEKS :
Putri Nabila Nurudin @putrinbllaa._