INDONESIA BERHENTI GUNAKAN DOLAR BERALIH GUNAKAN YUAN

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
FACEBOOK
KANAL ADUAN
FACEBOOK
BUKTI ADUAN
VIDEO
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
587 KALI

Selasa, 02 Juni 2026

[HOAKS: MISLEADING CONTENT] 


Beredar unggahan gambar di media sosial Facebook pada Rabu (13/05/2026) dengan keterangan dalam gambar “Indonesia Stop Pakai Dollar As. Purbaya Pindah Ke Yuan, Yaitu Mata Uang China Dan Terbitkan Panda Bond Untuk Perkuat Rupiah.”


CEK FAKTA: Setelah melakukan penelusuran menggunakan mesin pencarian Google dengan memasukan kata kunci “Indonesia berhenti menggunakan dolar beralih menggunakan yuan sebagai alat transaksi”. Hasilnya, ditemukan, klaim bahwa Indonesia berhenti menggunakan dolar dan beralih sepenuhnya ke yuan sebagai alat transaksi adalah keliru.


Dilansir dari turnbackhoax.id - TurnBackHoax memasukan kata kunci “Penggunaan dolar AS dalam Transaksi Bilateral Indonesia” ke dalam mesin pencarian Google. Penelusuran teratas mengarah ke siaran pers bi.go.id yang dimuat Senin (13/04/2026). Diketahui, meski Local Currency Transaction atau sistem transaksi perdagangan internasional yang menggunakan mata uang lokal masing-masing negara meningkat dua kali lipat pada akhir 2025, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa nilainya masih rendah dibanding total perdagangan internasional Indonesia dengan menggunakan dolar AS (US$). Dalam laporan yang sama, BI juga menyampaikan bahwa cadangan devisa Indonesia masih dihitung dalam USD.


Isu terkait rupiah ramai diperbincangkan publik karena nilainya yang makin melemah. Dilansir dari laporan antaranews.com yang tayang pada Senin (18/05/2026), nilai rupiah sempat menyentuh Rp17,630 per dolar AS. Kondisi tersebut dipengaruhi penguatan dolar global dan tekanan ekonomi internasional, sehingga transaksi berbasis dolar menjadi lebih mahal bagi Indonesia 


Sejauh penelusuran terkait informasi tersebut, tidak ditemukan laporan resmi yang menyatakan Indonesia meninggalkan dolar AS atau mengganti dolar dengan yuan China secara penuh untuk melakukan transaksi internasional.  


KESIMPULAN: Berdasarkan dari hasil penelusuran terkait klaim yang menyebutkan Indonesia tinggalkan Dollar AS beralih menggunakan Yuan China untuk melakukan transaksi merupakan berita tidak benar atau hoaks.


RUJUKAN: turnbackhoax.id

bi.go.id

antaranews.com


TEKS: Mochammad Rizza @mochrizza_