KDM KAGET, RUMAH MEWAH BUPATI & WABUP BOGOR DISITA KPK AKIBAT SKANDAL ALIRAN DANA TAMBANG

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
SUMBER HOAKS
YOUTUBE
KANAL ADUAN
YOUTUBE
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
Tommy Sutami
DILIHAT
210 KALI

Kamis, 28 Mei 2026

[HOAKS : FALSE CONNECTION]


Beredar sebuah thumbnail di youtube pada (11/5/2026) dengan narasi “SKANDAL ALIRAN DANA TAMBANG BUPATI & WABUP BOGOR TERBONGKAR?”, “KDM KAGET, RUMAH MEWAH BUPATI & WABUP BOGOR DI SITA KPK?”, “WARGA BOGOR MINTA KPK USUT TUNTAS, KEKAYAAN BUPATI & WABUP NAIK DRASTIS”.


CEK FAKTA : Dalam thumbnail tersebut merupakan gabungan beberapa gambar yang identik berasal dari media berbeda. Foto Kang Dedi Mulyadi yang identik memakai baju serba putih pada gambar koran.pikiran-rakyat.com pada (28/8/2025) “Dedi Mulyadi, Janji Manis, dan Bahaya Populisme di Media Sosial”,dan gambar mili.id pada (19/3/2026) “Lebaran 2026: Open House Dedi Mulyadi Siapkan Jamuan untuk Masyarakat”. 


Selain itu, foto Bupati Bogor Rudy dengan gambar news.harianjogja.com pada (03/4/2025) dengan berjudul “Kades Minta THR Rp165 Juta, Pemkab Bogor Berjanji Bakal Tindak Sesuai Aturan”.


Lalu ada foto Ade Ruhandi dengan gambar id.wikipedia.org tentang biodata Ade Ruhandi dan ada media kabarpokja.com pada (28/4/2026) dengan berjudul “Mengurai Kemacetan di Bogor Barat, Jalan Lingkar Leuwiliang–Rancabungur Masuk Tahap Pembebasan Lahan”.


Dan rumah yang disita oleh KPK melalui kutipan limitnews.net pada (03/5/2024) dengan berjudul “Rumah dan Pabrik Kelapa Sawit Milik Mantan Bupati Labuhan Batu Disita KPK”.


Sementara itu dari hasil penelusuran tidak ada keterangan yang jelas dalam informasi tersebut. Dalam isi video, hanya kritikan-kritikan masyarakat bogor mengenai tambang.


KESIMPULAN : Klaim yang menyebutkan KDM kaget, rumah mewah Bupati & Wakil Bupati Bogor disita KPK akibat skandal aliran dana tambang adalah tidak benar.


RUJUKAN : 

koran.pikiran-rakyat.com

mili.id

news.harianjogja.com   

id.wikipedia.org

kabarpokja.com 

limitnews.net


TEKS : Muhammad Almer Zahran @almerzhrn