Benarkah hal tersebut?
CEK FAKTA : Dilansir kumparan.com, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin telah mengkonfirmasi dan telah memastikan bahwa video dan narasi tersebut adalah hoaks. Faktanya video terkait adalah video pada saat terjadinya kerusuhan demonstrasi besar pada tahun 2019. Demo tersebut merupakan bentuk aksi tidak puas atas kemenangan Jokowi-Ma'ruf dalam Pilpres 2019.
Sedangkan aksi demo pada 10 Agustus 2023 ini merupakan demo buruh yang mengatasnamakan Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB). Ada beberapa kelompok yang tergabung di dalamnya antara lain adalah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), hingga Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK).
Dan hingga saat ini tidak ada berita yang menyatakan adanya kerusuhan seperti yang diklaim pada narasi video terkait.
KESIMPULAN : Sudah dipastikan bahwa video dan narasi yang tersebar di WhatsApp merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks. Faktanya video yang ditampilkan adalah peristiwa yang terjadi pada demo besar tahun 2019 yang dimana itu bentuk aksi ketidak puasan atas kemenangan Jokowi - Ma’aruf pada pilpres 2019. Sedangkan aksi demo pada 10 Agustus 2023 ini merupakan demo buruh yang mengatasnamakan Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB).
Jadi tidak ada keterkaitan nya atas video dan narasi tersebut dengan demo yang terjadi pada 10 Agustus 2023.
Informasi tersebut masuk kedalam kategori False Context
RUJUKAN :
http://bitly.ws/RyeC
http://bitly.ws/RyeK
http://bitly.ws/RyeW
Pemeriksa Fakta : Isfahani Afina Putri
Instagram : @isfahaniii_