Selasa, 30 Mei 2023
Beredar unggahan di media sosial Facebook pesan berantai yang mengklaim bahwa buah nanas 10 ribu kali lebih ampuh dibandingkan kimoterapi dalam mengatasi kanker.
Unggahan tersebut juga menyertakan nama akademisi dari fakultas kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) dan fakultas kedokteran universitas Indonesia (FKUI).
Benarkah hal tersebut?
CEK FAKTA: Dilansir dari liputan6.com kedua akademisi tersebut tidak terdaftar sebagai akadmisi di FKUI dan FKUB. Narasi hoaks yang terdapat dalam postingan tersebut juga pernah beredar sebelumnya dan sudah sering dibantah klaimnya. Salah satunya berdasarkan pendapat dari guru besar FKUI sekaligus Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI), Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASM, FACP.
“sama sekali tidak betul. Dan, kadang-kadang walaupun (mencantumkan sumber) dari luar negeri, itu beberapa zat itu diteteskan ke sel kanker di laboratorium, sel kankernya mati. Lalu, mereka bilang bisa untuk mengobati, padahal sama sekali enggak," ujar Prof. Dr. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD, KHOM, FINASM, FACP sebagai guru besar FKUI dan ketua yayasan kanker indonesia
KESIMPULAN: Klaim pada narasi yang beredar di Facebook dan menyebutkan bahwa buah nanas 10 ribu kali lebih ampuh dibandingkan kimoterapi dalam mengatasi kanker adalah salah.
Informasi ini adalah termasuk kategori Misleading content
Rujukan
https://bit.ly/3IJ8PKY
https://bit.ly/3INs5H5
https://bit.ly/45EL1Bv