LINK SUBSIDI PULSA 250 RIBU DAN KUOTA 75 GB KEMENDIKBUD

DATA INFORMASI KLARIFIKASI
JENIS KLARIFIKASI
KRIMINALITAS - PENIPUAN
LOKASI INFORMASI
NASIONAL - NASIONAL
JENIS INFORMASI
HOAKS - FABRICATED CONTENT
KANAL ADUAN
INSTAGRAM
BUKTI ADUAN
GAMBAR
PETUGAS CEK FAKTA
DILIHAT
338 KALI

Senin, 12 Juli 2021

LINK SUBSIDI PULSA 250 RIBU DAN KUOTA 75 GB KEMENDIKBUD

Berdasarkan aduan yang masuk ke Tim Jabar Saber Hoaks. Beredar informasi cara mendapat pulsa 200 ribu dan kuota 75 GB periode Juni dari Kemendikbud. Informasi tersebut beredar lewat jejaring sosial WhatsApp.

Informasi cara mendapat pulsa 200 ribu dan kuota 75 GB periode Juni dari Kemendikbud tersebut berupa tautan http://kuotabelajaronline.one/?v=Subsidi75GB


Dalam pesan berantai tersebut, pendaftar diminta masuk ke link yang diberikan. Dalam link tersebut mencatut beberapa provider telekomunikasi.

CEK FAKTA:

Isu ini sebelumnya telah di klarifikasi oleh Jabar Saber Hoaks pada tanggal 20 Januari 2021. Saat itu pesan berantai yang beredar tidak menyebutkan ada bantuan 75GB kuota melainkan hanya bantuan pulsa sebesar 200rb saja.

Saat ini pun juga beredar informasi yang serupa namun dengan nominal yang berbeda yaitu, Informasi cara mendapat pulsa 200 ribu dan kuota 125 GB periode Juni dari Kemendikbud. Dengan tautan https://bantuankuota.xyz/?v=125GigaBytes
Sementara itu menurut Plt Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud Hasan Chabibie menyatakan, informasi cara mendapat pulsa 200 ribu dan kuota 125 GB periode Juni dari Kemendikbud hoaks.

"Mohon izin itu hoaks," kata Hasan, saat berbincang dengan Liputan6.com.

Hasan menyatakan, tidak ada lagi kuota untuk belajar dari Kemdikbud setelah Mei 2021.


"Itu penyaluran terakhir," tegasnya.


Perlu diketahui bersama, modus dengan membagikan link seperti ini adalah modus penipuan upaya phising atau peretasan yang dapat bermula dari link atau situs tertentu jika sempat di-klik penerima pesan.

KESIMPULAN:
Klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan tunai pulsa sebesar Rp200 ribu dan kuota 75GB untuk mahasiswa, siswa, guru dan dosen adalah SALAH [FABRICATED CONTENT].

Faktanya, link pada pesan berantai tersebut diduga modus penipuan upaya phising atau peretasan yang dapat bermula dari link atau situs tertentu jika sempat di-klik penerima pesan.

Jabar Saber Hoaks menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu teliti dan waspada dalam menerima informasi.

RUJUKAN:
https://bit.ly/3yTMSBc
https://bit.ly/3wDQKVD